Penulis: Suryadharma
Penugasan unggahan kegiatan Turnamen Mobile Legend Kementerian Desa PDT pada 21 November 2025 menjadi salah satu momen yang memperlihatkan soliditas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Sulawesi Selatan. Dari 995 TPP, sebanyak 970 orang atau 97 persen telah menuntaskan tugas publikasi tepat waktu, mulai dari pukul 11.00 WITA hingga 22.00 WITA.
Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas TPP bergerak seirama, seperti barisan yang mengetahui irama langkahnya.
°°°°°°°°=
Aspek Humanis
Instruksi diterima, dipahami, dan dijalankan. Namun, di tengah aliran yang deras itu, masih ada beberapa titik yang belum bergerak mengikuti arus.
Sebanyak 25 jiwa TPP tercatat tidak mengunggah (posting) materi sesuai batas waktu. Mereka terdiri atas:
- 1 orang Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM)
- 10 orang Pendamping Desa (PD)
- 14 orang Pendamping Lokal Desa (PLD)
Mereka tak sekedar angka yang berdiri sendiri, melainkan personil bagian dari ekosistem kerja yang harus dipahami secara menyeluruh. Setiap orang mungkin memikul beban, tantangan, atau keterbatasan teknis yang tidak terlihat di permukaan. Data ini bukan semata catatan kekurangan, tetapi cermin agar proses komunikasi ke depan makin jelas dan manusiawi.
Komunikasi yang mengalir, respons yang menguat Dalam teori komunikasi, Everett Rogers menekankan pentingnya pesan yang jelas dan umpan balik yang terjaga. Sementara David Berlo menempatkan unsur channel sebagai pintu masuk penting, sebab pesan yang baik tetap membutuhkan jalur yang tepat untuk sampai pada penerima
Respons 97 persen memperlihatkan bahwa jalur komunikasi telah bekerja dengan baik. Layaknya jembatan yang kokoh, pesan penugasan mampu menghubungkan instruksi dan tindakan.
Namun, jembatan itu tetap perlu diperiksa, dirawat, dan disempurnakan agar setiap orang dapat meniti dan melintasinya dengan mudah.
°°°°°°°°°
Rekomendasi perbaikan
Menjaga ritme, merawat kejelasan Agar capaian tinggi penugasan TPP SulSel bermedsos ini dapat berlanjut pada penugasan berikutnya. Beberapa langkah dapat dipertimbangkan:
- Instruksi yang lebih terstruktur Pesan penugasan sebaiknya seperti kompas: jelas, ringkas, dan menunjukkan arah. Format standar dengan tujuan, contoh unggahan, dan batas waktu akan membantu mempercepat respons.
- Pengingat berkala Tidak semua orang selalu berada dalam kondisi ideal. Pengingat berkala ibarat ketukan ringan di pintu-sopan, tidak mengganggu, tetapi membantu.
- Monitoring real-time. Daftar pantau yang diperbarui sepanjang hari memungkinkan koordinator mengidentifikasi siapa yang membutuhkan pendampingan lebih cepat.
- Pendekatan personal untuk TPP belum merespons. Komunikasi yang efektif tidak hanya mengandalkan pesan massal, tetapi juga sentuhan personal. Pendekatan yang manusiawi dapat membuka ruang dialog dan mencari akar kendala.
- Optimalisasi saluran komunikasi Menyatukan informasi pada satu kanal resmi dapat menghindari pesan tercecer. Pesan yang tersampaikan dengan baik seperti air jernih yang mudah diambil siapa saja.
- Materi siap pakai Template narasi, poster dan caption dapat menjadi "jalan pintas" yang membantu TPP bergerak lebih cepat tanpa mengurangi kualitas.
°°°°°°°°°°
Penutup
Capaian respons 97 persen adalah modal kuat yang menunjukkan soliditas TPP Sulawesi Selatan dalam mendukung publikasi kegiatan kementerian Desa PDT. Namun, seperti matahari yang terus bergerak sepanjang hari, upaya perbaikan juga harus terus berjalan. Dengan komunikasi yang lebih jelas, penguatan koordinasi, dan pendekatan yang humanis, penugasan ke depan dapat menjadi lebih solid dan inklusif bagi seluruh TPP.


Komentar
Posting Komentar